"Hai..."
Tak ada balasan...
"Hmm..."
Tak ada balasan...
Ditelpon juga ga nyambung..
"Eng..."
"Hai."
Lagi-lagi...
"Halo, nomormu masih yang ini kan?"
Masih tidak ada balasan...
"Eng, cuma ngecek. Ini nomor aktif kan?"
Tentu saja tidak ada balasan...
-- Selasa.
"..."
-- Rabu
"Hai, aku tau ini bener kok nomor kamu."
-- Rabu. Malam. 21:30 WIB.
"Hei, kenapa sih?"
-- Kamis
Huh. Ga dibales juga.
-- Jumat
Males ah. Ga usah aja, paling ga dibales lagi.
-- Sabtu
Masa sih aku harus terus nanyain gitu tiap hari. Males ah. Capek.
-- Minggu
Hah? Kok tumben? Akhirnyaaa!
"Hai Vir! Kamu inget gak aku suka bikin perjanjian (aneh) sama diriku sendiri? Aku sengaja ga beli pulsa buat beli sesuatu buat kamu, jadi maaf kalo kemarin aku gabales-bales. Terus, tadinya aku mau kasih cuma kalo kamu tanyain kabar atau sekedar sapa aku terus. Tapi... kamu berhenti. Yaa mungkin memang belum waktunya aku kasih kamu ini. Maaf ya, ini perjanjian sama diriku sendiri hehe. Dan... jadi, aku baru bisa kontak sama kamu entah kapan lagi."
---
Analogi yang cukup menarik?
Begitulah seharusnya kita berdoa kepada Yang Maha Kuasa, Kawan. Tanpa henti.
No comments:
Post a Comment