Sunday, August 18, 2013

Keran Air

Sebuah #CeritaDariKamar hari ke-18



"Ada keran di dalam kamar? Oh berarti di kamarnya ada kamar mandi."
Itu sih (mungkin) yang akan kau pikir jika melihat hashtag #CeritaDariKamar dan gambar keran seperti di atas, betul? Ya, di kamar ini memang ada kamar mandi...setidaknya dulu.

Banyak yang terjadi di rumah ini, banyak pula yang berubah di kamar ini sejak pertama kali kami datangi, bahkan sampai penghuni kamar ini pun juga kini berubah.

"Ya iyalah, paling dulunya rumah orang, terus dibeli."
Tapi bukan cuma itu, Kawan. Sudah kuceritakan juga di kisah AC bahwa kamar ini dulunya...
Apa? Coba lihat di kisah AC !  Haha :p

Ya, jadi sekarang aku (atau kakakku) yang menggunakan kamar ini. Dan dulu, di sini ada sebuah kamar mandi kecil. Ada keuntungannya juga dulu, kalau-kalau sedang sibuk di atas jadi tidak lah perlu kami ke lantai bawah dulu untuk beraktivitas dalam hal-hal yang berkaitan dengan kamar mandi. Bahkan kalau malam-malam terbangun di kamar ini pun bisa langsung mengambil air untuk wudhu.

Tapi, ternyata ada juga kekurangannya yang menonjol, yaitu terkadang nyamuk bersarang di sini karena jarangnya digunakan atau juga karena air di baknya cukup bersih (ada nyamuk yang senang berkumpul di sumber air bersih). Akhirnya semakin jarang digunakan lah kamar mandi ini. Lebih luas malah jadinya kamar ini setelah kamar mandi itu diruntuhkan.

Dan kini, di area (bekas) kamar mandi ini disimpan beberapa barang yang memang digunakan atau yang memang hanya menumpang beristirahat saja. Termasuk meja belajar tempatku menulis kisah ini, dan yang di atasnya--juga berarti di samping kiri laptop yang sedang kugunakan ini--ada keran seperti pada gambar. Ya, sepertinya walaupun kamar mandinya sudah tidak ada, keran air ini akan abadi. Sayang sudah tidak bisa digunakan.







Maaf berantakan!

No comments:

Post a Comment

Search!