Wednesday, August 21, 2013

Bantal

Sebuah #CeritaDariKamar hari ke-21



Kusimpankan kepalaku di atas bantal...
Dan kupejamkan mata. Belum semenit setelahnya, tidur lah aku tanpa bercanda.


Dan sebenarnya aku tidak terlalu membutuhkan bantal untuk tidur. Aku hanya butuh alas untuk tidur, bahkan lantai sebagai alas pun tak apa. Sering aku tidur di atas kasur tanpa bantal atau alas lainnya, kadang aku tidur di atas alas kasur tipis dan tanpa bantal, pernah pula aku tidur langsung di atas lantai, di masjid pun pernah.

Tapi tidak jarang juga aku mencari-cari bantal. Karena kadang aku menggunakannya sebelum tidur. Aneh ya? Sebelum tidur dipakai, tapi saat tidur belum tentu. Setelah tidur apalagi. Hahaa. Ya, kadang aku menggunakannya sebelum tidur atau saat santai kalau aku sedang ingin membaca buku atau membuka laptop di atas kasur dan bukan di atas meja, misalkan untuk menonton film--kakakku punya banyak, benar-benar banyak, film bagus di laptopnya ini.


Bicara soal bantal, aku ingat ibuku pernah membelikanku sebuah bantal lebar nan panjang (bukan guling) yang tidak pernah kuminta, dan benar-benar tidak pernah kuminta. Tapi rasanya waktu itu aku sangat senang (hmm, mungkin lebih tepat senang-senang saja) menerimanya.

Kenapa di kalimat sebelumnya aku sampai menekankan bahwa aku tidak pernah meminta dibelikan bantal ini?
Karena...gambar di sarung bantal ini...

NARUTO!

...dan sampai sekarang masih kugunakan.



Hebat ya? Ibuku membeliikan yang seperti ini untuk anaknya.
Mengikuti zaman waktu itu karena sedang tren, dan...? Berguna.




"Naruto Shippuden", tulisan yang tertulis di sana

No comments:

Post a Comment

Search!